Perbedaan Antara Penerjemahan Tersumpah, Hukum dan Yudisial

"translate-dokumen"Apa perbedaan antara penerjemahan tersumpah, hukum dan yudisial ? Banyak orang belum mengetahui perbedaan ketiga jenis penerjemahan ini. Mari kita simak pemaparan singkat dari artikel Jasa Translate Dokumen ini.

Definisi

Definisi yang baik dapat berguna untuk pemahaman yang lebih mendalam.

Penerjemahan tersumpah adalah penerjemahan dokumen resmi yang membutuhkan tanda tangan, stempel, atau cap dari penerjemah resmi/bersertifikat. Di Indonesia seorang penerjemah tersumpah bisa mendapatkan legalitas dari pihak Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Penerjemahan hukum sifatnya khusus, terdiri dari penerjemahan teks-teks yang berkaitan dengan bidang hukum, baik berupa teks peraturan perundang-undangan, perjanjian, artikel ilmiah tentang tema hukum, dan semacamnya

Penerjemahan yudisial adalah penerjemahan dokumen yang merupakan bagian dari proses peradilan; misalnya dokumen identitas, akta kelahiran, akta nikah, akta properti, tuntutan hukum, dan semacamnya

Perbedaan

Setelah kita mengetahui definisi dari masing-masing jenis terjemahan diatas, maka kita akan lebih mudah memahami perbedaan utamanya.

Sebagaimana dijelaskan di atas, penerjemahan hukum berkaitan dengan disiplin hukum, sedangkan terjemahan yudisial berfokus pada teks yang mengatur hubungan antara individu atau administrasi dan badan peradilan, dan dokumen yang dapat dianggap sebagai naskah untuk penerapan hukum. Inilah perbedaan utama di antara ketiga jenis penerjemahan di atas.

Untuk membuatnya lebih mudah, kita bisa bertanya pada diri sendiri, “Apakah ini bagian dari proses peradilan?”, Dan jika jawabannya “ya”, maka dapat dipastikan bahwa dokumen tersebut masuk dalam ranah penerjemahan yudisial.

Jadi apa tujuan utama melakukan sertifikasi hasil penerjemahan hukum? Untuk memverifikasi fakta, agar mendapat pengakuan di negara asing, dan untuk membuat hukum negara tertentu berlaku pada warga negara asing. Dokumen apa yang perlu disertifikasi? Biasanya dokumen yang digunakan untuk keperluan formal seperti kontrak kerja, akta kelahiran, kematian dan nikah, catatan adopsi, dan dokumen resmi lainnya seperti ijazah dan surat notaris. Kami mohon maaf jika Anda merasa bingun karena kami juga menggunakan akta kelahiran sebagai contoh terjemahan yudisial. Sebenarnya, akta kelahiran adalah teks yudisial tetapi ketika dokumen tersebut perlu diverifikasi keabsahannya, satu-satunya pihak yang dapat membantu adalah jasa penerjemah tersumpah atau jasa translate tersumpah.

Sekarang kita beralih pada penerjemahan tersumpah. Penerjemahan ini dapat dikatakan sebagai satu-satunya jenis penerjemahan hukum yang dilakukan oleh penerjemah yang berwenang. Pada dasarnya, inilah perbedaan utama antara penerjemahan tersumpah dan dua jenis penerjemahan di atas.

Singkatnya, penerjemahan hukum adalah penerjemahan dari dokumen yang sesuai dengan cabang hukum mana pun, penerjemahan yudisial adalah penerjemahan dari dokumen yang merupakan bagian dari proses peradilan, dan penerjemahan tersumpah adalah penerjemahan dokumen resmi yang disempurnakan oleh jasa translate tersumpah .

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *